MAKALAH
SISTEM
SEL DARAH
Diajukan
untuk memenuhi salah satu tugas Anatomi Fisiologi
DISUSUN
OLEH :
ANDYKA
BAYU SAPUTRA
A'YUNI LATIFA ARROHMAN
NOVITA HENDIYANI
DIII
Teknologi Laboratorium Medis
STIKES
HUTAMA ABDI HUSADA TULUNGAGUNG
2019
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1.
BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................2.
BAB III KESIMPULAN.......................................................................................10.
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................11.
Dalam hidupnya, organisme memerlukan
makanan dan oksigen untuk melangsungkan metabolisme. Proses metabolisme, selain
menghasilkan zat-zat yang berguna juga menghasilkan sampah (zat sisa) yang
harus dikeluarkan dari tubuh. Bahan-bahan yang diperlukan tubuh seperti
makanan,oksigen, hasil metabolisme dan sisanya diangkut dan diedarkan didalama
tubuh melalui sistem peredaran darah. Hasil pencernaan makanan dan oksigen
diangkut dan diedarkan oleh darah keseluruh jaringan tubuh, sementara sisa-sisa
metabolisme diangkut oleh darah dari seluruh jaringan tubuh menuju organ-organ
pembuangan.
1.
Apa saja komponen sistem peredaran darah manusia?
2.
Apa saja kandungan yang terdapat dalam sel darah?
1.
Untuk mengetahui komponen sistem peredaran darah manusia.
2.
Untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam darah.
1.
BAB II
PEMBAHASAN
A. KOMPONEN SISTEM PEREDARAN DARAH
1. Darah
Istilah
medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo- atau hemato- yang
berasal dari bahasa Yunani haima yang berarti darah
Darah adalah jaringan terspesialisasi yang mencakup cairan kekuningan atau
plasma darah yang didalam nya terkandung sel-sel darah. Sel-sel darah terdiri
dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit ) dan keping darah
(trombosit).
Komposisi plasma dalam darah sekitar 55%, sedangkan sel-sel darah dan trombosit
sekitar 45%.
Sel dan keping darah lebih berat dibandingkan plasma sehingga dapat di pisahkan
melalui prosedur yang di sebut sentrifugasi. (Marieb 2004; Solomonet al.2005
Fungsi
darah, yaitu sebagai berikut :
a. Mengedarkan
sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah.
b. Mengangkut
sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh
plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan
melalui ginjal.
c. Mengedarkan
hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh
plasma darah.
d. Mengangkut
oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah.
e. Membunuh
kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih.
f. Menutup
luka yang dilakuakn oleh keping-keping darah.
g. Menjaga
kestabilan suhu tubuh.
2.
Ø
PLASMA
DARAH
Pada manusia, plasma darah mengandung
sekitar 92 % air, 8 % protein,dan senyawa organik lainnya.selain itu juga garam
anorganik, terutama Nacl.
Plasma darah berguna dalam pengaturan
tekanan osmosis darah sehingga dengan sendirinya jumlah nya dalam tubuh akan
diatur.
Plasma darah berguna dalam pengaturan tekanan osmosis
darah sehingga dengan sendirinya jumlah nya dalam tubuh akan diatur.
Ø SEL-SEL DARAH
1.
Eritrosit (Sel darah merah)
Eritrosit
berbentuk pipih dengan garis tengah 7,5cm, eritrosit cekung dibagian tengahnya
(bikonkaf) dan tidak berinti. (Istamar syamsuri,dkk.2006).
Warna
eritrosit tergantung pada hemoglobin. Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen (O2),
jika hemoglobin mengikat O2, maka eritrosit akan berwarna merah,
jika O2 telah di lepaskan maka warnanya menjadi merah kebiruan.
Proses
Pembentukan eritrosit di sebut eritropoiesis.
Sel yang
dapat membentuk eritrosit adalah hemositoblas (sel batang mieloid) yang mampu
berkembang menjadi berbagai sel dara. Dalam keadaan normal, eritrosit bertahan
selama rata-rata 120 hari. Saat sel menua, membran sel rapuh dan pecah.
Eritrosit tua dimusnahkan diorgan limpa (lien) dan hati.
Jumlah
Eritrosit bervariasi, tergantung jenis kelamin, usia dan ketinggian tempat
tinggal seseorang. Konsentrasi eritrosit pada laki-laki normal adalah : 5,1-5,8
juta permililiter kubik darah, dan pada wanita normal 4,3-5,2 juta
permililieter kubik darah.
Fungsi sel darah merah :
a)
Sel-sel darah merah mentranspor oksigen ke seluruh
jaringan melalui pengikatan hemoglobin terhadap oksigen
3.
b) Hemoglobin sel darah merah berikatan
dengan karbon dioksida untuk ditranspor ke paru-paru, tetapi sebagain besar
karbon dioksida yang dibawa plasma berada dalam bentuk ion bikarbonat. Suatu
enzim ( karbonat anhidrase) dalam eritrosit memungkinkan sel darah merah
bereaksi dengan karbon dioksida untuk membentuk ion bikarbonat. Ion bikarbonat
berdifusi keluar dari sel darah merah dan masuk ke dalam plasma.
c) Sel darah merah berperan penting
dalam pengaturan pH darah karena ion bikarbonat dan hemoglobin merupakan buffer
asam basa.
2.
Leukosit ( sel
darah Putih)
Terdapat
enam jenis leukosit dalam darah yaitu neutrofil, eosinofil, basofil monosit,
limfosit dan sel plasma. Neotrofil, eosinofil, dan basofil memiliki
granula-granula sehingga sering disebut granulosit. Sedangkan limfosit dan
monosit di sebut agranulasit (tidak bergranula).
Bahan-bahan
yang di perlukan untuk membentuk leukosit adalah uitamin dan asam amino seperti
hal nya sel-sel lainnya.
Orang dewasa
memiliki sekitar 4.800-10.800 leukosit permililiter kubik darah, terdiri dari
62% neutrofil, 2.3% eosinofil, 0,4 % basofil, 5,3 % monosit, dan 30 % limfosit.
Masa hidup
leukosit berbeda-beda, granulosit sekitar 12 jam, monosit sulit dinilai karena
selalu mengembara, tetapi diduga selama beberapa minggu atau bulan, limsofit
umumnya bertahun selama 100-300 hari.
Fungsi sel
darah putih :
1.
Mengatasi inflamasi dan imunitas.
2.
Memakan benda asing atau fagositosis.
3.
Limfosit T membunuh sel secara langsung atau membentuk
limfokin suatu substansi yang memperkuat akitfitas sel fagosit
4.
Menghasilkan antibodi
4.
5.
Tempat penyimpanan berbagai material biologis kuat
seperti histamine, serotomin, dan heparin. Material ini sangat penting dalam
suplai daarah ke jaringan.
3.
Trombosit
(keping darah)
Fungsinya berkaitan dengan pembekuan
darah dan hemostasis (menghentikan pendarahan). Bila pembuluh darah mengalami
injuri atau kerusakan maka dapat dihentikan dengan serangkaian proses :
1.
Permukaannya menjadi lengket, sehingga memungkinkan
trombosit saling melekat dan menutupi luka karena ada pembekuan darah.
2.
Merangsang pengerutan pembuluh darah, sehingga terjadi
penyempitan ukuran lubang pembuluh darah.
Ø PENGGOLONGAN DARAH
·
Aglutinogen
adalah antigen-antigen dalam eritrosit yang membuat sel peka terhadap
penggumpalan darah (aglutinasi).
Aglutinin
adalah substansi yang menyebabkan aglutinansi sel misalnya anti bodi.
1)
Golongan
darah sistem A B O
Dalam sistem
ini darah digolongkan dalam 4 macam yaitu : A, B, AB,dan O.Apabila pada sel
darah merah seorang tidak terdapat anglutinogen A atau pun B maka darah di
golongkan O, jika hanya terdapat anglutinogen A darah di golongkan A, dan jika
hanya terdapat anglutinogen B darah di golongkan B, dan jika terdapat
anglutinogen A dan B darah digolongkan AB.
2) Golongan darah sistem Rhesus.
Golongan
darah sistem Rhesus didasarkan atas ada dan tidaknya anglutinogen Rhesus (Rh)
yang disebut juga faktor Rhesus.
2. Pembuluh Darah
5.
Pada abad ke 17
seorang ahli fisiologi dari inggris, ya’ni William Harvey
(1578 – 1657), dari hasil percobaannya dan berbagai percobaan ahli lain
ditemukanlah pembuluh balik (vena).
Ø
Pembuluh Nadi (Arteri )
Pembuluh nadi adalah pembuluh yang
membawah darah dari jantung dan umumnya mengandung banyak oksigen.
Pada saat jantung berkontraksi (sisto)
darah akan keluar dari bilik menuju pembuluh nadi.
Pembuluh ini tebal, elastis, dan
memiliki sebuah kutup (Valvula semilunris) yang berada terdapat diluar jantung.
Ada dua pembuluh nadi yang dilewati
darah yaitu :
1.
Pembuluh nadi besar (aorta).
Aorta
adalah pembuluh yang dilewati darah dari bilik kiri jantung menuju tubuh.
2.
Pembuluh nadi
paru-paru (arteri palmonalis).
Pembuluh
nadi paru-paru adalah pembuluh yang dilewati darah dari bilik kanan menuju
paru-paru (pulmo).
Ø
Pembuluh Balik (
Vena )
Pembuluh balik adalah pembuluh yang
membawa darah kembali ke jantung, yang umumnya mengandung karbondioksida.
Pada saat jantung berelaksasi (Diastol),
darah dari tubuh dan paru-paru akan masuk ke jantung melalalui vena.
Vena diselubungi oleh otot rangka dan
memiliki sebuah katup yaitu Valvula Semilunaris.
Pembuluh balik yang masuk ke jantung
adalah sebagai berikut :
6.
1. Vena
Kava
Vena kava bercabang-cabang menjadi
pembulu yang lebih kecil yaitu vena. Ada dua macam vena kava, yaitu vena kava
superior dan vena kava inferior.
· Vena kava
superior
Vena ini membawa darah yang mengandung
CO2 dari bagian atas tubuh ( kepala, leher, keserambi kanan jantung.
· Vena kava
inferior
Vena ini membawa darah yang mengandung
CO2 dari bagian tubuh lainnya dan anggota badan bawah tubuh
keserambi kanan jantung.
2.
Vena
Pulmonalis
Vena ini membawa darah yang mengandung O2
dari paru-paru keserambi kiri jantung.
Poin
kunci:
Pembuluh
nadi (arteri) membawa darah dari jantung.
Pembuluh
balik (vena) membawa darah menuju jantung.
Jalur
peredaran darah:
Jantung
– aorta – arteri – arteriola – kapiler – sel-sel tubuh – venula – vena – vena
kava – jantung.
Ada
dua macam peredaran darah dalam tubuh manusia yaitu :
1.
Peredaran darah kecil.
Adalah peredaran darah dibilik kanan
jantung menuju paru-paru melewati arteri pulmonalis dan kembali ke serambi kiri
jantung melewati vena pulmonalis.
7.
2.
Peredaran darah besar
Adalah peredaran darah dari bilik kiri
jantung ke seluruh tubuh melalui aorta dan akhirnya kembali ke serambi kanan
jantung melalui vena kava.
Oleh karena pada manusia terdapat kedua
macam peredaran darah tersebut, maka manusia di katakan memiliki peredaran
darah ganda.
Sistem peredaran
darah tertutup dan peredaran darah ganda
Dalam keadaan normal
darah ada didalam pembuluh darah, ujung arteri bersambung dengan kapiler darah
dan kapiler darah bertemu dengan vena terkecil (venula) sehingga darah tetap
mengalir dalam pembuluh darah walaupun terjadi pertukaran zat, hal ini disebut
sistem peredaran darah tertutup.
Peredaran darah ganda pada manusia,
terdiri peredaran darah kecil (jantung –paru-paru – kembali ke jantung) dan
peredaran darah besar (jantung – seluruh tubuh dan kembali ke jantung).
Peredaran ini melewati jantung sebanyak 2 kali
9.
Komponen-komponen sistem peredaran darah manusia terdiri atas darah, pembuluh
darah,serta jantung. Dan darah manusia terdiri dari plasma darah dan sel-sel
darah, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan
keping darah, (trombosit).
Kandungan didalam sel darah merah terdapat pigmen protein pengikat oksigen dan
karbondioksida, yaitu hemoglobin. Sel darah putih terdiri dari loukesit
gronulosit (Netrofil, eosinofil, basofil) dan leukosit agranulosit (monosit,
limfosit). Trombosit berfungsi membekukan darah. Didalam serum terdapat
antibodi (kekebalan).
Pembuluh darah meliputi pembuluh nadi dan pembuluh balik. Perbedaan darah
manusia tergolong peredaran tertutup dan ganda.
10.
DAFTAR PUSTAKA
Komentar
Posting Komentar